Suka dan Duka Menjadi Artis Papan AtasPara penikmat tayangan film tentu ingin menjadi salah satu bagian penting di dalamnya. Terlebih saat mereka yang telah mencapai segalanya hingga menjadi artis papan atas dan terkena. Tentu saja hari – hari mereka selalu penuh dengan suka dan duka. Jika dilihat dari segi mana saja, dunia selebriti tak pernah lepas dari bayang – bayang wartawan dan kamera. Walau begitu mereka pun terlihat lebih nyaman dalam mengarungi hidup.
Seolah – olah hal yang mereka kembangkan sudah menjadi ketentuan umum yang mengalir dengan sendirinya. Faktanya banyak kalangan artis ternama yang merasakan betapa enaknya menjadi seorang publik figur yang selalu dipenuhi dengan rasa kagum oleh para penggemar. Namun di balik semua itu, mereka tetap merasakan banyak manfaat dan kerugian yang muncul tak menentu.
Keuntungan Menjadi Artis Papan Atas
Secara umum, menjadi artis papan atas memang terlihat menyenangkan Dan keuntungan tersebut telah kami tuang dalam beberapa uraian berikut ini, di antaranya;

1. Dikenal Semua Orang
Keuntungan yang pertama adalah dikenal semua orang. Jelas sekali bahwa popularitas bintang film di setiap adegan telah memicu para penggemar bahwa mereka merupakan sosok talenta paling berbakat. Sehingga nama mereka selalu terbentang di setiap media bahkan menjadi panutan bagi pemain film amatir. Menjadi terkenal memang tidak mudah, namun apa yang dirasakan oleh sejumlah selebriti tampak biasa – biasa saja. Terkadang mereka selalu mengundang para penggemar untuk menjalin suatu keakraban dalam beberapa acara pribadi. Dan pastinya hal tersebut memberikan banyak manfaat terhadap kalangan umum.

2. Banyak Harta
Sementara itu, keuntungan yang lainnya adalah banyak mengantongi uang melimpah. Faktanya bayaran artis papan atas dalam setiap episode, iklan hingga layar lebar mencapai ratusan juta rupiah. Hal tersebut menjadikan mereka semakin lancar untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Terlebih ketika mereka tidak memiliki saingan terberat, tentu saja kontrak kerja di dunia perfilman akan terus melambung tinggi. Selain itu para artis ternama pun terbilang lebih mengembangkan karirnya di dunia bisnis. Karena kondisi keuangan mereka harus terus mengalir. Ini merupakan contoh nyata yang sering ditunjukkan oleh artis papan atas untuk mengantisipasi adanya kehadiran pemain baru di kemudian hari.

3. Bebas Kemana – Mana
Dan keuntungan yang satu lagi ialah bebas kemana – mana. Seakan – akan tak pernah ada cerita bahwa seorang artis hanya berdiam diri di rumah seraya menunggu proses syuting. Sebab hari – hari mereka selalu dipenuhi dengan agenda wisata yang paling populer di tanah lokal hingga luar negeri. Dan yang paling umum terjadi yaitu beberapa artis lebih mengutamakan liburan bersama pasangan dan keluarga untuk menikmati hiruk pikuk beberapa negara Eropa. Hal tersebut menjadi paling lumrah sebab uang saku mereka hanya didapatkan dalam beberapa syuting dan episode. Jadi wajar sekali bila kepuasan mereka selalu datang tak terhenti setiap hari.
Kerugian Menjadi Artis Papan Atas

Suka dan Duka Menjadi Artis Papan Atas

Siapa bilang kehidupan artis papan atas selalu nyaman dan tenang Tentu saja tidak, sebab mereka selalu mengalami kerugian yang mungkin tak pernah ada habisnya. Seperti halnya beberapa kondisi di bawah ini, antara lain :

1. Tak Punya Privasi
Jelas sekali bahwa kalangan artis nyaris tidak punya privasi. Sebab sejumlah wartawan dan awak media selalu mengikuti kemana mereka pergi. Tersebut mengindikasikan bahwa aib mereka selalu terumbar secara langsung tanpa memerdulikan hal terjadi di kemudian hari. Tentunya privasi para artis papan atas selalu terganggu dalam hal apa pun. Namun mereka tak punya pilihan lain selain menghadapi semuanya dengan santai. Di dunia perfilman, kondisi tersebut memang kerap terjadi. Karena jika terjadi berita buruk, maka masa depan artis tersebut akan menjadi taruhannya. Bisa jadi mereka tidak dipercaya untuk membintangi film yang telah lama dikuasainya.

2. Kehilangan Jati Diri
Kerugian yang kedua yaitu akan kehilangan jati diri. Contohnya saja artis tersebut selalu mendapatkan peran Antagonis yang dikenal sangat bengis dan kejam. Padahal sifat asli orang tersebut berbanding terbalik dengan peran yang sering dimainkannya. Akan tetapi publik lebih melihat bagaimana mereka berprilaku di dunia film dari pada memperhatikan kesehariannya. Hal ini tak pernah luput dari sorotan wartawan yang selalu mencari prilaku tak wajar dari kalangan artis. Sampai pada suatu masa, mereka pun harus duduk di meja Podcast atau Talk Show untuk mengklarifikasi sifat aslinya. Walau hal tersebut terbeberkan secara jelas, namun setiap penonton akan terdoktrin bahwa watak artis tersebut masih bersikap buruk. Tapi kalangan profesional selalu menyikapi hal tersebut dengan santai seolah – olah tak ada beban apa pun.

3. Menjadi Sorotan Media
Dan kerugian yang paling buruk adalah menjadi sorotan media. Bukan tidak mungkin bahwa keseharian kalangan artis selalu berteman baik dan para wartawan. Sekalipun mereka pergi berbelanja, makan siang dan lain – lain. Namun banyak kamera yang selalu mengintai gerik – gerik mereka. Terlebih saat mereka terjerumus ke jurang kemaksiatan seperti halnya pelecehan seksual, mengonsumsi narkoba hal negatif lainnya. Tentu saja hal tersebut merupakan santapan empuk awak media untuk merusak citra dan nama baik pribadi. Dan tak dapat dipungkiri lagi bilamana kontrak mereka dengan agensi perfilman akan dihapus sementara hingga permanen.
Yang pasti menjadi artis papan atas selalu merasakan suka dan duka yang tak berujung. Akan tetapi hal tersebut menjadi pelajaran penting bagi calon selebriti pemula dalam menyikapi kesuksesan suatu hari nanti.